dari stasiun aku naik bus dan turun ditempat pemberhentian ke-5. sama dengan kakek, daerah inipun adalah pinggir kota yang merupakan daerah perumahan baru. rumah yang mewah dan bagus, tetapi semuanya tampak sama.
kantor arsitektur sudo, langsung kutemukan diantara rumah-rumah itu. tampak sama seperti rumah yang lain, tetapi rumah itu bentuknya berbeda.artistik sekali.
sejenak aku bingung, harus dari mana masuknya. ditengah" setelah menaiki anak tangga, ada bel warna abu, kemuadian aku meminjitnya.dari dalam muncul seorang perempuan cantik."ya".wanita cantik yang usianya lbh tua dari mamaku. mula" dia seperti aneh melihat aku berdiri dipintu, tetapi ketika aku menyebut nama "Ryo Takasugi", dia langsung mempersilakan aku masuk."loh,kok kamu?" ketika melihatku berdiri disana dia tampak kaget. aku mengeluarkan dompet dari dalam tasku."aahh!"katanya.senyumnya mengembang."terima kasih kamu telah menemukannya.akhirnya ketemu juga,sejak kemarin aku cari-cari."
tak lama kemudian, kami sudah menyusuri jalan kecil.ryo mengantarkanku hingga kepemberhentian bus.cowok itu tak henti-hentinya bergumam tentang dompetnya.dia benar-benar panik karena kehilangan dompet.seperti dugaanku dompetnya terjatuh saat memunguti barang-barangku yang terjatuh.
kak ryo sekarang berusia 22 tahun. dia baru lulus pada musim semi tahun ini dari jurusan arsitektur.sejak bulan april dia resmi bekerja di kantor arsitek sudo."untung ya, ryo.kamu jadi gak usah gaji duluan..."kata pak sudo setelah tahu dompet kak ryo telah ditemukan.selain kepala kantor,yaitu pak sudo,pegawainya adalah istrinya sendiri dan kak ryo. "maaf,aku sudah mengganggu pekerjaan anda..."
"tidak apa-apa.malahan kami berterima kasih, kamu sudah sengaja mengantarkan dompet ryo kesini...!"kak ryo orangnya ramah kalau bicara seperti tidak ada beban.kemarin jugakan, ketika di disneyland dia datang sendirian,tanpa perduli orang datang berpasangan atau mengajak keluarga.usianya lima tahun lebih tua dariku.dia adalah kakak yang bisa jadi pelindung,tetapi ketika bersamanya aku tidak merasa kalau dia itu jauh lebih tua dariku.
ketika mengajak bicara dia tidak seperti mengajak bicara kepada anak kecil,padahal aku masih SMA.saat pertama kali aku melihatnya di disneyland, sepertinya dia sudah dewasa deh.ternyata kalau sudah ngorol lama banget,mukanya seperti anak-anak. kak ryo, aneh... cara bicaranya,sikapnya.tidak istimewa.tetapi entah mengapa,kalau didekatnya,hati ini merasa tenang.tipenya lain, tapi sifatnya itu sama dengan papa.mungkin karna namanya sama ryo."kalau ada waktu main lagi deh kesini"."terima kasih nanti kalau ada waktu aku datang lagi... taoi sebenarnya runahku ada di kawasan kanagawa karna liburan aku pergi kerumah kakek.jd selama aku disini aku akan mampir..."
"oke aku tunggu,mio..."
"ya"
kak ryo tertawa karna aku menjawab dengan penuh semangat, persis saat itu bus pun datang."tuh busnya datang.oke,hati-hatinya!"."sampai nanti". aku segera berlari kearah bus tapi tiba" aku teringat sesuatu.aaahh!aku belum mengucapkan terima kasih pada kak ryo atas bantuannya kemarin didisneyland."kak ryo!" .aku memang benar-benar tolol karna tak sadar iaku berdiri ditengah-tengah jalan."mio" mendengar teriakan kak ryo aku menegok. ketika sadar aku ada sebuah mobil putih yang beberapa meter dariku sedang melaju.aku kaget jantungku berheti.aku seperti tersihir.badanku kaku tak bisa bergerak."ah"."mio".terdengar jeritan kak ryo.
kiiiiit!! terdengar suara rem mobil diinjak.kak ryo...kak ryo. aku bangun dan mencari dimana dia.aku sangat kaget kak ryo telah dipenuhi darah.kak ryo segera dibawa kerumah sakit tapi ,sayangnya kak ryo yg tertabrak oleh mobil itu tak dapat diselamatkan dan iapun meninggal.mio merasa terpukul dan bersalah dia sangat sedih dengan kepergian ryo.
1 TAHUN KEMUDIAN........
mio memutuskan untuk berlibur kekorea selatan tepatnya diseoul.saat diatas kereta tiba-tiba saja ada seorang pria yang tak sengaja mendorongnya."oh...maafkan aku,aku tidak sengaja mendorongmu."kata pria itu."oh.. tidak apa-apa"kata mio."oh...tidak lihatlah tangan dan lenganmu berdarah.ikutlah kemobilku. aku akan mengobatimu" kata pria itu."ah...tidak usah aku tidak apa-apa"kata mio."ayolah!aku tak bermaksud jahat padamu" kata pria itu."baiklah".kata mio."naiklah kepunggungku kau tidak mungkin bisa berjalan dengan luka seperti itu"kata pria itu sambil duduk agar mio bisa naik kepunggungnya."oh... baiklah"
dan pria itu mengendong mio hingga kemobilnya.mobilnya sangat besar dan nampak mewah,didalam mobil itu ada 12 orang cowok yang tak asing oleh mio.
bersambung....